Teori Pertumbuhan Ekonomi

by -831 views
Teori Pertumbuhan Ekonomi
Sumber: investopedia.com

Teori pertumbuhan ekonomi klasik. Menurut para ahli ekonomi klasik, seperti Adam Smith dan David Ricardo, ada empat faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi, yaitu:

  1. jumlah penduduk
  2. persediaan barang-barang modal
  3. luas tanah dan kekayaan alam
  4. penerapan teknologi

Teori pertumbuhan ekonomi Schumpeter. Peranan pengusaha sangat penting dalam memengaruhi pertumbuhan ekonomi. ltulah salah satu hal yang ditekankan oleh Schumpeter dalam teorinya. Pengusaha akan terus menerus melakukan inovasi untuk mendapatkan hal-hal baru yang berguna bagi usahanya dan dapat meningkatkan keuntungan, seperti mencari lokasi pasar yang baru untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi proses produksi, serta mencari sumber bahan mentah. Untuk menjalankan inovasi yang telah ditemukan, tentu membutuhkan Pengusaha akan meminjam modal tersebut untuk keperluan investasi usahanya. Akibat dari rnvestasi tersebut adalah kenaikan pendapatan nasional yang mendorong peningkatan konsumsi masyarakat. Karena konsumsi meningkat, berarti kapasitas produksi pengusaha pun ikut meningkat dan menimbulkan investasi baru oleh para pengusaha.

Teori pertumbuhan ekonomi neo klasik. Beberapa teorr pertumbuhan ekonomi dari aliran neo klasik adalah sebagari

a. Teori pertumbuhan Harrod-Domar

Ada empat asumsi yang digunakan teori ini dalam menganalisis faktor-faktor pendukung pertumbuhan ekonomi, yaitu sebagai berikut.

  • Barang modal telah digunakan secara penuh.
  • Besarnya tabungan adalah proporsronal dengan fluktuasi pendapatan nasi
  • Perbandingan antara modal dan hasil produksi (capital output ratio) adalah tetap
  • Perekonomian hanya terdiri dari dua sektor.

b. Teori pertumbuhan Solow

Berdasarkan pertumbuhan ekonomi neo klasik yang dikembangkan oleh Abramovitz dan Solow, pertumbuhan ekonomi tergantung pada perkembangan faktorfaktor Bisa juga dikatakan bahwa teori ini lebih melihat dari sisi penawaran atau sisi produksi. Berdasarkan teori ini, ada tiga faktor yang mernengaruhi pertumbuhan ekonomi, yaitu:

  • pertumbuhan modal
  • pertumbuhan penduduk
  • pertumbuhan teknologi

Dari ketiga faktor di atas, faktor pertumbuhan teknologi dianggap sebagai faktor yang paling menentukan pertumbuhan ekonomi.

Teori pertumbuhan ekonomi Rostow. Menurut Rosiow, pertumbuhan ekonomi terdiri atas beberapa tahap berikut.

a. Perekonomian tradrsional (The traditional society)

Ciri-ciri perekonomran pada tahap ini adalah sebagai berikut.

  • Teknologi yang digunakan dalam kegiatan produksi masih
  • Produksiyang dihasilkan rendah sehingga hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sendiri.
  • Kegiatan produksi dilakukan secara tradisional.

b. Perekonomian transisi (The preconditron for take off)

Ciri-ciri perekonomran telah mencapai tahap ini adalah sebagai

  • Timbulnya pemikiran mengenai pembangunan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan.
  • Terjadinya perubahan nilai-nilai dan struktur kelembagaan yang berlaku di dalam masyarakat.
  • Perekonomian mulai menciptakan kerangka ekonomi yang kokoh untuk mencapaitingkat perekonomian yang lebih maju.

c. Perekonomian lepas landas (the take off)

Ciri-ciri suatu perekonomian yang telah mencapai tahap ini adalah sebagai berikut.

  • Kegiatan ekonomi berlangsung secara terus menerus dengan hasil yang memuaskan.
  • Nilai investasi yang bersifat produktif meningkat sebesar sepuluh persen dari nilai produk nasional neto.
  • Tercrptanya kondisi yang dapat membuat semua lembaga dapat berfungsi sesuai dengan harapan masyarakat.
  • Terciptanya kestabilan di bidang politik dan sosial.

d. Perekonomian menuju kedewasaan (The dive to maturity)

Ciri-ciri suatu perekonomian telah mencapai tahap ini adalah sebagai berikut.

  • Tenaga kerja yang terlibat pada proses produksi bersifat
  • Berkurangnya peran dari sektor pertanian, sedangkan sektor industri dan jasa memilikl peranan yang semakin dominan.
  • Adanya perubahan dalam struktur organisasi perusahaan. Jabatan manajer sebagai pengambil keputusan tertinggi tidak lagi dipqgang oleh pemilik perusahaan, melarnkan oleh tenaga-tenaga profesional yang di pekerjakan oleh perusaha
  • Timbulnya kesadaran dalam masyarakat untuk memelihara dan melestarikan lingkungan.

e. Perekonomian dengan tingkat konsumsi yang tinggi (The Age of High Mass Consumption)

Ciri-ciri dari perekonomian telah mencapai tahap ini adalah:

  • Sektor industri telah berlalan dengan baik sehingga tidak ada lagi masalah pada kegiatan produksi.
  • Tujuan utama kegiatan konsumsi masyarakat adalah untuk meningkatkan arti hidup, sehingga masyarakat lebih cenderung untuk memenuhi kebutuhan tersier disbanding kebutuhan primer dan sekunder.
  • Timbulnya usaha-usaha untuk menciptakan kesejahteraan yang merata. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan pajak progresif yang bertujuan untuk mengalihkan pendapatan dari penduduk kaya ke penduduk miskin.