1. OTONOMI
  2. RAGAM

Terkenal Enak di Sidoarjo, Ini Rahasia Rujak Cingur Bu Nur Aini

Nikmatnya lagi, bahan-bahan tersebut disiram dengan bumbu kacang dan petis, lalu ditambah kerupuk.

Rujak Cingur Sedati Bu Nur Aini, Sidoarjo (Otonomi.co.id/Rizki Astuti). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Rizki Astuti | Minggu, 14 Mei 2017 12:02

Otonomi.co.id - Lagi di Sidoarjo tetapi bingung mau makan siang apa? Rujak cingur bisa jadi salah satu rekomendasi untuk Anda. Karena kuliner yang sudah terkenal di daerah Jawa Timur ini akan membuat Anda kenyang tanpa bikin gemuk.

Berbeda pada umumnya, rujak cingur terbilang cukup unik. Isi makanannya terdiri dari berbagai sayuran, seperti kangkung, kacang panjang, tauge. Lalu ada campuran buah-buahan, lontong, tahu dan tempe goreng.

Sesuai dengan namanya, rujak cingur ada isian cingur (bagian mulut dan hidung sapi) sebagai bahan utamanya. Nikmatnya lagi, bahan-bahan tersebut disiram dengan bumbu kacang dan petis, lalu ditambah kerupuk sebagai pelengkap.

Di Sidoarjo banyak sekali pedagang rujak cingur. Tetapi ada salah satu pedagang yang menjadi incaran pembeli baik di daerahnya maupun dari luar Sidoarjo.

Rujak Cingur Sedati Bu Nur Aini, Sidoarjo
© 2017 otonomi.co.id/Rizki Astuti


Adalah warung rujak cingur Sedati Bu Nur Aini yang berdiri sejak 1997. Warung ini tidak buka cabang, hanya ada satu-satunya di Jalan Raya Sedati Gede Nomor 66, Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

Rujak cingur Bu Nur Aini sama dengan lainnya. Hanya saja yang membedakan adalah resep petis yang digunakan.

Saat ditemui Otonomi.co.id, Hj Nur Aini pemilik rujak cingur Sedati mengakui bahwa petis yang digunakan berasal dari tujuh daerah. Ada dari Madura, Gresik Sidoarjo, dan daerah lainnya.

"Petis saya ada 7 macam, kalau bahasa Jawa tujuh itu pitu. Ada difilosofinya, pitulongan atau pertolongan gusti Allah," ujar Nur Aini.

Bu Nur Aini pemilik rujak cingur
© 2017 otonomi.co.id/Rizki Astuti

Nur Aini menjelaskan, ke tujuh petis tersebut diolah sedemikian rupa hingga kadar airnya habis. Kemudian dicampurkan dengan bumbu kacang dan pisang batu.

"Ciri khas di sini bumbunya kental, petisnya sudah dimasak. Kalau buah, sayurnya sama aja dengan yang lain. Cara ngulek-nya beda, rasanya juga beda," kata Nur Aini.

Saat Reporter Otonomi.co.id kedapatan mencicipi, ada hal lain yang membuat rujak cingur ini lebih terasa nikmat. Irisan cingurnya lezat, empuk, dan tidak bau.

Sudah terbayang kan kelezatan makanan satu ini? Yuk, siapkan budget Rp35 ribu untuk menikmati seporsi rujak cingur Bu Nur Aini. (poy)

PILIHAN EDITOR

(RA/RA)
  1. Jawa Timur
  2. Kabupaten Sidoarjo
  3. Kuliner Daerah
  4. Kuliner Indonesia
  5. Ragam Kuliner Nusantara
KOMENTAR ANDA