1. OTONOMI
  2. RAGAM

Hanya Jual 50 Porsi, Soto Mbah Darmo Langganan Pejabat Sukoharjo

Pemiliknya adalah pasangan suami istri yang sudah tidak muda lagi, yaitu Darmo berusia 90 tahun dan istrinya, Kastini 80 tahun.

Mbah Kastini saat menyediakan soto di warungnya di Sukoharjo (joglosemar.co). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Randi | Senin, 19 Juni 2017 19:31

Otonomi.co.id - Warung Mbah Darmo sudah tidak asing lagi bagi warga Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Warung soto yang satu ini memiliki kebiasaan unik, yakni hanya menyiapkan 50 porsi soto setiap harinya.

Saat berkunjung ke sana, tepatnya di Dukuh Tambakrejo RT 1 RW 1 Desa Tiyaran, tidak ada kesan mewah seperti restoran berkelas. Hanya warung biasa, dengan dua bangku panjang mengapit sebuah meja besar.

Di atas meja, tersaji sejumlah penganan, mulai dari kacang, gorengan, juga ayam jawa goreng. Ruangannya pun tanpa interior mewah, karena memang warung tersebut menjadi satu dengan tempat tinggal pasangan pemilik warung.

Dilansir dari joglosemar.co, Senin 19 Juni 2017, pemiliknya adalah pasangan suami istri yang sudah tidak muda lagi, yaitu Darmo berusia 90 tahun dan istrinya, Kastini 80 tahun. Meski sudah lanjut usia, namun keduanya tampak masih sangat segar dan sigap melayani pembeli yang mampir ke warung soto mereka.

Saat tiba di sana, Mbah Kartini akan menghidangkan soto bagi pelanggan. Sedangkan suaminya menghidangkan minumannya. Sebelum membuka warung, Mbah Kastini mengaku sudah sejak lama berjualan soto.

"Saya sudah puluhan tahun berjualan soto. Mumpung masih sehat," kata nenek yang pernah berjualan bumbu dapur dan sayuran itu.

Saat menghidangkan soto, Mbah Kastini bercerita bahwa selain bersama sang suami, di rumah warung itu, ia juga tinggal dengan dua anaknya, Reni dan Atik. Keduanya juga selalu membantu sepulang mereka bekerja.

Untuk harga, satu porsi nasi soto dijual Rp8 ribu. Warung Mbah Darmo itu buka mulai pukul 8 pagi hingga soto yang disiapkan habis terjual. "Sudah tua, sudah enggak kuat jualan banyak-banyak. Ini kan buat iseng-iseng saja daripada cuma diam di rumah," ujarnya.

Meski demikian, rasa soto Mbah Kastini sangat khas. Tak heran jika soto miliknya habis terjual setiap harinya. Bahkan pelanggannya pun ada dari kalangan pejabat daerah.

Ditanya resep rahasia sotonya, nenek yang telah memiliki lima cucu tersebut mengaku tak ada yang istimewa. Ia pun tidak tahu alasan banyak pejabat daerah kerap mengunjungi warung sotonya. "Biasanya Bupati Wonogiri sama Bupati Sukoharjo datang ke sini. Kalau tidak ya pejabat-pejabat di bawahnya," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Desa Tiyaran Sunardi yang kebetulan ada di sana mengaku bahwa warung soto tersebut memang cukup terkenal. Meski sederhana, namun rasanya yang khas membuat pembeli ingin datang kembali. "Banyak yang datang ke sini. Pejabat juga," ujarnya.

Selain soto, warung Mbah Darmo juga menyediakan menu lain, seperti ayam jawa goreng yang dijual dengan harga mulai dari Rp15 ribu sampai Rp25 ribu. (poy)

PILIHAN EDITOR

(R/R)
  1. Jawa Tengah
  2. Kabupaten Sukoharjo
KOMENTAR ANDA