1. OTONOMI
  2. RAGAM

Nikmati Nuansa Vintage Tiongkok di Kampung China Bandung

Kampung China menyediakan bangunan-bangunan arsitektur Tiongkok vintage dengan dominasi warna merah.

Kampung China Bandung (Instagram/jennyoenna). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Randi | Sabtu, 12 Agustus 2017 07:33

Otonomi.co.id - Kota Bandung, Jawa Barat memiliki destinasi baru yang wajib dikunjungi. Wisata itu adalah Kampung China atau China Town. Bagi yang ingin merasakan nuansa China otentik dan klasik, kampung itu menjadi pilihan utama.

Kampung yang baru dibuka pada 4 Agustus 2017 itu, melengkapi wisata kreatif di Bandung. Sebelumnya, nuansa luar negeri sudah ada, seperti Eropa dan Korea.  

Baca Juga : Dirikan Korean Street di Bandung, Ridwan Kamil Undang Lee Min Ho?

Kampung China menyediakan bangunan-bangunan arsitektur Tiongkok vintage dengan dominasi warna merah. Bangunan itu didesain seperti aslinya. Ada juga jembatan-jembatan khas Kampung China yang tak kalah unik,  sangat cocok bagi pecinta fotografi. Bagi yang ingin swafoto, latar bangunannya bakal bikin galeri Instagram menarik.

Jembatan
© 2017 otonomi.co.id/instagram/lets.go.eat

Selain itu, Kampung China dilengkapi dengan beragam aneka kuliner dan toko cindera mata. Pengunjung bisa mencicipi makanan oriental yang dijajakan di sana. Kemudian saat pulang, pengunjung bisa membawa buah tangan.

Tak hanya itu, Kampung China memiliki museum sendiri. Museum di sana memamerkan barang pecah belah dengan sentuhan seni khas China.

Mural di Kampung China
© 2017 otonomi.co.id/instagram/chocofreo



China Town berada di Jalan Kelenteng  no 41. Buka setiap hari, rinciannya, yaitu Senin hingga Jumat pukul 2 siang hingga 10 malam. Sedangkan Sabtu dan Minggu, buka dari pukul 12 siang hingga 12 malam.

Meski sudah beroperasi, tapi Kampung China akan diresmikan pada 17 Agustus 2017. Bertepatan dengan kemerdekaan Indonesia.

Gimana, berniat ke sana setelah upacara kemerdekaan?

Sumber: sportourism.id, trevelingyuk.com

 

(R/R)
  1. Jawa Barat
  2. Ragam
  3. Kota Bandung
KOMENTAR ANDA