1. OTONOMI
  2. RAGAM

Mengintip Keindahan Tebing yang Sedang Hits di Yogyakarta

Keindahan candi-candi yang berada di sekitar kota akan terlihat dari atas tebing, salah satunya Candi Prambanan.

Tebing Breksi Yogyakarta (Instagram @areajogja). ©2017 Otonomi.co.id Editor : Dwifantya Aquina | Rabu, 11 Januari 2017 10:31

Otonomi.co.id - Yogyakarta menjadi salah satu kota yang selalu menjadi tujuan wisata baik wisatawan lokal ataupun mancanegara. Saat ini, selain budaya, candi, dan pesona pantainya, kota yang pernah menjadi Ibu Kota Indonesia ini memiliki objek wisata lain, yakni Tebing Breksi.

Tebing yang menjadi tempat hits baru di Yogya ini berada di daerah Nglengkong, Groyokan Sambirejo, Prambanan, Yogyakarta. Awalnya, tebing ini menjadi tempat menambang kapur warga sekitar. Namun, menjadi objek wisata setelah diketahui bahwa batuan breksi di sana merupakan endapan gunung purba.

Banyak wisatawan yang ingin menikmati keindahan tebing yang memiliki tinggi kurang lebih 30 meteran ini begitu eksotis dipadu dengan guratan-guratan di muka dindingnya. Wisatawan juga akan dibuat takjub dengan pahatan-pahatan luar biasa yang mirip Petra tapi khas Yogya.

Selain itu, keindahan candi-candi yang berada di sekitar kota akan terlihat dari atas tebing, seperti Candi Prambanan misalnya. Apalagi jika ditambah cahaya sunrise dan sunset-nya, keindahannya tidak ada tandingan. Oleh karena itu, Tebing Breksi ini menyediakan area berkemping.

Senja di Tebing Breksi Yogya
© 2017 Instagram @mengejarsenja/Instagram @mengejarsenja

Lokasi tebing ini sangat mudah untuk ditemukan, wisatawan tinggal melalui jalur arah Candi Prambanan, kemudian belok ke Piyungan. Setelah itu, menuju ke arah Candi Ijo. Kalau sudah menemukannya, berarti Breksi sudah sangat dekat.

Untuk pengunjung yang ingin beribadah, jangan khawatir, disana juga sudah disediakan fasilitas berupa mushola dan WC. Dan untuk biaya masuk, menurut beberapa informasi, wisatawan hanya dikenakan biaya Rp5 ribu. (Randi Mulyadi/dwq-Berbagai Sumber)

PILIHAN EDITOR

(DA)
  1. Yogyakarta
  2. Ragam
  3. Daerah Istimewa Yogyakarta
KOMENTAR ANDA