1. OTONOMI
  2. RAGAM

Ini Alasan Orang Jawa Punya Banyak Pantangan

Seorang tokoh Jawa Timur Samini menjelaskan bahwa pantangan merupakan aturan tidak tertulis tetapi dipegang kuat oleh orang-orang Jawa.

Ilustrasi orang jawa (kisahasalusul.blogspot.com) ©2017 Otonomi.co.id
Reporter : Dian Rosalina | Kamis, 16 Februari 2017 09:32

Otonomi.co.id - Pernahkah Anda dilarang melakukan sesuatu kegiatan karena hal tersebut bertentangan dengan adat Jawa? Jika ya, itu bukanlah sebuah unsur ketidaksengajaan, melainkan memang sudah ada aturannnya sejak zaman leluhur jawa.

Jadi tidak heran, setiap orang Jawa yang 'njawani' selalu menahan diri sebelum melangkah atau melakukan kegiatan. Sebab banyak pantangan-pantangan orang Jawa yang menjadi aturan terhadap beragam hal. Lalu mengapa orang Jawa punya banyak pantangan?

Pantangan atau syirikan bagi orang Jawa mempunyai tujuan di baliknya. Seorang tokoh Jawa Timur, Samini menjelaskan pantangan merupakan aturan tidak tertulis tetapi dipegang kuat oleh orang-orang Jawa.

Pantangan tersebut bertujuan agar anak-anak dan keluarganya menjunjung tinggi etika atau sopan santun. Pantangan umumnya diungkapkan dengan tambahan kata 'ora elok' (tidak bagus). Hal ini tidak dijelaskan secara detail, apalagi sudah merupakan tradisi budaya yang turun temurun.

Ada banyak sekali pantangan atau syirikan bagi orang Jawa. Seperti tidak boleh duduk di depan pintu, tidak boleh duduk di atas bantal, makan tidak boleh bersisa, tidak boleh menggelar hajatan di bulan puasa.

Menurut Samini, terdapat pesan moral dalam pantangan-pantangan tersebut. Apalagi orang Jawa identik dengan senepan atau ibarat bila ada hal yang dimaksud tidak langsung pada pokok dan inti permasalannya.

Seperti halnya orang hamil, dalam adat Jawa ada istilah ngapati (3 bulan 10 hari atau empat bulan), tingkepan 6 bulan menuju 7 bulan. Ada juga istilah mitoni, 7 bulan setelah bayi lahir diadakan selamatan dan dimandikan di sungai.

"Dimandiin di kali (sungai), enggak boleh di rumah supaya jadi anak yang kuat. Tidak kena sawan, orang Jawa banyak syirikannya karena saking hati-hatinya," ucap dia.

Selanjutnya: Pantangan umum >>>>>

(DR/DR)
NEXT: Pantangan umum
  1. Jawa
  2. Ragam
  3. Budaya Indonesia
  4. Tradisi Unik
KOMENTAR ANDA