1. OTONOMI
  2. RAGAM

Ini 5 Oleh-oleh Khas Daerah yang Sering Diboyong Turis Asing

Bagi mereka, makanan Indonesia memiliki cita rasa unik dan sangat enak karena mengandung rempah-rempah yang tidak ditemukan...

Mangut lele (Travelingyuk). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Dian Rosalina | Senin, 07 Agustus 2017 09:05

Otonomi.co.id - Kuliner khas daerah menjadi salah satu incaran para turis asing ketika bertandang ke Indonesia. Bagi mereka, makanan Indonesia memiliki cita rasa unik dan sangat enak karena mengandung rempah-rempah yang tidak ditemukan di negara lain.

Oleh sebab itulah, makanan kalengan sering menjadi oleh-oleh turis asing ketika pulang ke negaranya. Selain lebih mudah dibawa, makanan kalengan juga lebih awet dan tidak mudah rusak. Nah berikut ini adalah lima oleh-oleh khas daerah yang dicari para turis untuk dibawa pulang.

Gudeg

Kuliner yang satu ini memang menjadi favorit para pelancong di Yogyakarta. Bukan hanya wisatawan lokal saja yang suka dengan sayur manis ini, tetapi turis mancanegara pun jatuh cinta dengan gudeg. Sehingga banyak dari mereka membawa gudeg pulang ke negaranya.

Gudeg kaleng
© 2017 Instagram/Bakpiaku and Jogja Snack

Ada banyak gudeg kaleng di Yogyakarta, seperti gudeg Bu Tjitro dan gudeg Yu Djum. Tetapi yang paling banyak diburu para turis ya gudeg kaleng Bu Lis. Dikemas dalam kaleng 300 gram, gudeng Bu Lis berisi telur, tahu, tampe, kerecek, nangka muda, juga blondho.

Mangut lele

Kuliner yang kini sudah ada versi kaleng dan hits di kalangan wisatawan berikutnya adalah mangut lele. Cara pembuatan kuliner satu ini pun cukup mudah. Lele dimasak dengan bumbu mangut berwarna kuning, santan, garam, dan sedikit cabai untuk memberi rasa pedas, kemudian dikemas dalam kaleng.

Mangut lele
Travelingyuk/Travelingyuk

Cukup dipanaskan selama 5 menit, mangut lele sedap ini sudah dapat dimakan. Di Bantul-Yogyakarta, penjual mangut lele kaleng yang terkenal adalah mangut lele Bu Tjitro yang juga menjual gudeg kaleng.

Rendang

Sajian dengan citarasa rempah-rempah yang nendang banget dan banyak diburu wisatawan selanjutnya adalah rendang. Makanan khas Padang ini kini sudah ada versi kalengnya. Dikemas dalam kaleng ukuran 150 gram, rendang dengan dua varian rasa ini mampu bertahan hingga 1 tahun loh.

Redang kaleng
© 2017 Instagram/RendangKarissa

Tinggal pilih aja, Anda suka rendang daging ayam atau daging sapi. Salah satu rendang kaleng yang banyak dicari wisatawan adalah Rendang Karissa yang dijual Rp50.000 saja per kalengnya. Cukup terjangkau bukan?

Sayur lombok ijo

Masih di Yogyakarta, satu lagi makanan khas kota ini sudah ada kemasan kaleng-nya yaitu sayur lombok ijo. Kuliner satu ini terdiri dari tempe yang diolah dengan kuah yang terbuat dari beberapa bumbu sehingga punya cita rasa manis, gurih, dan sedikit rasa pedas yang berasal dari cabai atau lombok ijo tentunya.

Sayur lombok ijo
Travelingyuk/Travelingyuk

Kuliner satu ini belum begitu ramai di pasaran, tetapi Anda bisa menemukan sayur lombok ijo ini saat berkunjung ke Gunung Kidul-Yogyakarta. Atau bisa juga memesannya via online.

Bandeng mercon

Bagi wisatawan yang doyan masakan pedas, ada bandeng mercon yang kini bisa bertahan hingga 1 sampai 2 tahun. Ya, Masakan berbahan bandeng dengan tulang lunak ini kini sudah ada versi kemasan kaleng.

Bandeng mercon
© 2017 Instagram/bandengrawe

Ada beberapa versi sambal dalam satu kaleng bandeng mercon ukuran 370 gram. Sambal cabai ijo dan cabai merah untuk rasa pedas level standard, ada pula yang ditambal sambal mercon untuk rasa bandeng pedas level amazing. Berani coba level yang ini? (poy)

(sumber: Travelingyuk.com)

PILIHAN EDITOR

(DR/DR)
  1. Kuliner
  2. Kuliner Indonesia
KOMENTAR ANDA