1. OTONOMI
  2. RAGAM

Mengenal Ambon Lewat Museum Siwalima

Selain benda sejarah, pengunjung juga bisa menikmati eksotisnya teluk Ambon.

Museum Siwalima (indonesia-tourism.com). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Randi | Minggu, 06 Agustus 2017 19:30

Otonomi.co.id - Museum Siwalima merupakan tempat tersimpannya sejarah perjuangan masyarakat Ambon, Maluku. Bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat Ambon, museum itu menjadi tempat yang tepat untuk dikunjungi.

Museum Siwalima didirikan 8 November 1973 di kawasan Taman Makmur, Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe. Nama Siwalima berasal dari kata siwa dan lima. Siwa berarti sembilan yang diambil dari kata Ulisiwa yang bermakna kumpulan sembilan kerajaan di wilayah selatan Maluku, sedang kata lima diambil dari kata Patalima yang bermakna kumpulan lima kerajaan di wilayah utara Maluku.

Awalnya, museum itu hanya menyimpan koleksi-koleksi budaya dan adat istiadat Maluku. Namun seiring berjalannya waktu, tempai ini dibagi menjadi dua. Bangunan pertama disebut Museum Kelautan Siwalima. Di sana tersimpan benda dan fosil sejarah kelautan masyarakat Ambon, salah satunya kerangka ikan paus dengan panjang yang beragam. Ukuran paling panjang mencapai 23 meter.

Fosil ikan paus
© 2017 otonomi.co.id/indonesia-tourism.com


Bangunan kedua disebut Museum Budaya Siwalima. Di sana terdapat hal-hal yang berkaitan dengan budaya Maluku. Seperti, bangunan asli Maluku, pakaian adat, alat-alat pertanian, senjata khas, perlengkapan upacara adat, uang lama, dan berbagai guci pada masa penjajahan Jepang. Jumlah koleksi yang ada mencapai 5.684.

Sebenarnya, koleksi museum masih banyak tersimpan. Akibat tidak cukupnya ruangan, koleksi tersebut tidak ditampilkan. Pengelola menyiasati dengan selalu menukar koleksi yang dipajang setiap lima tahun.

Museum Siwalima menyediakan jasa pemandu bagi siapa saja yang ingin dijelaskan seluruh isi museum keseluruhan. Selain itu, pengunjung juga dapat meminta khusus supaya menikmati sajian musik lokal, pementasan tari, dan demo pembuatan kain tenun.

Ilustrasi penenun di Musuem Siwalima
© 2017 otonomi.co.id/indonesiakaya.com



Tiket masuk museum cukup murah. Pengunjung hanya membayar Rp2.500 untuk orang dewasa, sedang anak kecil dihargai Rp1.500. Tapi kalau berkunjung berkelompok akan dihitung Rp1.000 per orang.

Jika sudah berkeliling di dalam museum, pengunjung bisa menyaksikan eksotisnya teluk Ambon dari museum. Museum yang berada di atas bukit menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang berkunjung. (dwq)

Sumber : ambon.go.id, indonesia-tourism.com

PILIHAN EDITOR

(R/R)
  1. Maluku
  2. Ragam
  3. Ambon
KOMENTAR ANDA