1. OTONOMI
  2. ORBIT

Novel Isi Pembalut Bawa Mahasiswi Surabaya ke Jepang

"Kejutan ini menjadi pegangan sang gadis saat menghadapi hari-hari menstruasi.."

pembalut novel di Surabaya (Suarasurabaya.net). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Rizki Astuti | Rabu, 11 Januari 2017 12:11

Otonomi.co.id - Dua Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), Universitas Kristen (UK) Petra, Surabaya, Jawa Timur berhasil mewakili Indonesia untuk berlaga di ajang Internasional Asia Student Package Design Competition (ASPac) di Jepang. Mereka berhasil membuat novel isi pembalut.

Karya yang berjudul This Pain is Temporary ini dibuat oleh Hana Setiono Oei dan Jovita Christina. Novel itu ditujukan untuk para gadis yang baru pertama kali mengalami menstruasi.

"Kejutan ini menjadi pegangan sang gadis saat menghadapi hari-hari menstruasi agar merasa nyaman. Konsep dari logo This Pain is Temporary adalah siklus cuaca," ujar Hana Setiono Oei yang dikutip dari Suarasurabaya.net, Rabu 11 Januari 2017.

Hana mengatakan, siklus menstruasi ini sendiri diibaratkan siklus cuaca yang mendung dan hujan deras sedangkan berakhirnya menstruasi diibaratkan dengan matahari kembali bersinar cerah.

Novel berseri ini berisikan lima buku yang menandakan lima hari menstruasi dengan beberapa ukuran. Di setiap buku berisi beragam informasi seputar menstruasi.

Pada buku novel volume ke dua berjudul 'You Dont Know Woman' misalnya berisi informasi kepada remaja, bahwa menstruasi akan menjadikan perempuan merasakan perubahan secara fisik dan emosi.

Karya unik ini hanya butuh waktu sekurangnya satu minggu untuk membuat konsepnya. Dengan karya itulah, Hana dan Jovita melangkah ke Jepang.

ASPaC merupakan wadah kompetisi bagi para mahasiswa desain yang diselenggarakan oleh Japan Foundation dan Japan Package Desaign Association (JPDA) sejak tahun 2010 lalu. Mereka akan terbang menuju Jepang pada 14-20 Januari 2017. (dwq)

PILIHAN EDITOR

(RA/RA)
  1. Jawa Timur
  2. Surabaya
KOMENTAR ANDA