1. OTONOMI
  2. ORBIT

Rumus Tersulit di Dunia Berhasil Dipecahkan Pria Asal Tasikmalaya

Meski sudah terkenal di dunia, Yogi terobsesi memajukan Indonesia.

Yogi Ahmad Erlangga (goodnewsfromindonesia.com) ©2017 Otonomi.co.id
Reporter : Randi | Kamis, 18 Mei 2017 17:49

Otonomi.co.id - Nama Yogi Ahmad Erlangga cukup asing di telinga sebagian masyarakat Indonesia, bahkan tidak pernah mendengarnya sama sekali. Padahal, dia adalah seorang jenius yang memecahkan rumus tersulit yang belum terpecahkan ilmuan dunia manapun selama puluhan tahun, yaitu Persamaan Helmholtz.

Pria kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat ini merupakan lulusan Delft University of Technology (TU DELFT), Belanda. Ia memiliki gelar master dan doktor di bidang matematika terapan dari universitas yang sama. Yogi sempat mengikuti program post-doctoral di Jerman tercatat pernah mejadi asisten profesor bidang matematika di Universitas Alfaisal, Arab Saudi.

Yogi mengungkapkan, penelitian mengenai persamaan Helmholtz ini dimulai pada Desember 2001 silam dengan mengajukan diri untuk melakukan riset di DUT. Waktu itu, perusahaan minyak raksasa datang ke DUT untuk meminta penyelesaian persamaan Helmholtz secara matematika numerik yang cepat atau disebut robust (bisa dipakai di semua masalah).

Pria yang memiliki hobi memasak, melukis, dan olah raga itu memecahkan rumus Helmholtz setelah berkutat selama empat tahun. Yang membuat penelitian itu lama,  karena persamaan Helmholtz dalam matematika numerik, yaitu matematika yang bisa diolah dengan menggunakan komputer.
 
Karena itu, dalam melakukan penelitian, diperlukan beberapa tahapan yang masing-masing tak sebentar. Apalagi, sambung dia, persamaan ini memang sangat sulit. Banyak para ilmuan yang menghindari rumus tersebut.

Rumus Helmholtz yang dipecahkan Yogi
© 2017 otonomi.co.id/goodnewsfromindonesia.com



Dia memiliki minat penelitian dalam Aljabar dan Matriks Analisis, metode numerik untuk persamaan diferensial parsial (PDEs), aljabar linear numerik, metode iteratif untuk skala besar linear/non sistem linear, PDE-kendala optimasi, dengan aplikasi dalam dinamika fluida, dan propagasi gelombang dan seismik eksplorasi/ pencitraan.

Selain itu, pria religius itu juga tertarik dalam desain pesawat dan terlibat dalam desain kendaraan udara tak berawak yang panjang dan tinggi serta berdaya tahan.

Menurutnya, persamaan matematika dalam bentuk diferensial mampu memecahkan rumus Helmholtz, hal itu adalah pengubahan persamaan yang menjadi persamaan linear aljabar biasa. Begitu dikerjakan dengan teliti, tahap berikutnya adalah penyelesaian dengan metode direct atau iterasi.

Dalam ranah engineering, persamaan itu selain untuk menemukan sumber minyak, keberhasilan persamaan Helmholtz ini juga bisa diaplikasikan dalam industri lainnya yang berhubungan dengan gelombang serta digunakan untuk mendeskripsikan perilaku gelombang secara umum.

Industri yang bisa mengaplikasikan rumus ini antara lain industri radar, penerbangan, kapal selam, penyimpanan data dalam blu-ray disc (keping DVD super yang bisa memuat puluhan gigabyte data), dan aplikasi pada laser.

Baca Selanjutnya >>>

(R/R)
NEXT: Mempermudah Pencarian Minyak Bumi
  1. Jawa Barat
  2. Sosok Inspiratif
  3. Kabupaten Tasikmalaya
  4. Orbit
  5. Kota Tasikmalaya
KOMENTAR ANDA