1. OTONOMI
  2. NEWS

Target Pemerintah, Oktober 2017 Semua Tol Gunakan Pembayaran Non Tunai

Pembayaran non tunai jalan tol baru mencapai 23 persen. Padahal kecepatan waktu transaksi di gerbang tol jadi salah satu standar pelayanan.

Ilustrasi pembayaran tol menggunakan non tunai (Merdeka.com). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Rohimat Nurbaya | Senin, 08 Mei 2017 17:09

Otonomi.co.id - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pada Oktober 2017 pembayaran tol di seluruh Indonesia menggunakan non tunai (cashless). Guna merealisasikan target tersebut, Kementerian PUPR sudah bekerjasama dengan Bank Indonesia.

"Kami sudah punya program agar jalan tol semua non tunai pada Oktober ini," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dikutip dari laman pu.go.id.

Menteri Basuki mengatakan saat ini pembayaran non tunai jalan tol baru mencapai 23 persen. Padahal menurutnya, padahal kecepatan waktu transaksi di gerbang tol menjadi salah satu standar pelayanan jalan tol.

"Karena itu, kami terus mendorong penggunaan penerapan sistem transaksi elektronik (Electronic Toll Collection)," tutur dia.

Demi mencapai target non tunai pada Oktober 2017, Kementerian PUPR menyiapkan empat langkah.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry TZ mengatakan langkah pertama adalah penyediaan alat yang sudah disiapkan sejak Februari 2017. Langkah kedua adalah sosialisasi kepada publik.

"Kami akan menyosialisasikan ke Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). sedangkan sisi perbankan akan disosialisasikan oleh Bank Indonesia," tutur Herry.

Kemudian langkah ketiga adalah penyediaan fasilitas pengisian kembali atau top-up yang mudah dijangkau masyarakat, sedangkan keempat adalah penyiapan multi bank multi issue. Sehingga satu alat pembaca bisa membaca semua kartu yang akan digunakan.

Rencananya saat semua tahap persiapan selesai, Kementerian PUPR akan melakukan uji coba pada ruas tol Jakarta-Cikampek-Palimanan Jakarta-Bandung dan ruas tol Juanda-Waru setelah arus mudik Lebaran selesai.

Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo optimis target non tunai di jalan tol tahun ini akan tercapai dengan kepemimpinan Menteri PUPR saat ini.

Kata dia, BI sendiri akan menyiapkan standardisasi untuk perbankan maupun non-bank untuk bisa ikut menerbitkan kartu dengan sistem interoperasi dan interkoneksi.

"Nanti penerbit kartu tol bukan hanya bank-bank, tapi juga non-bank dan untuk penerbitannya akan menggunakan standar dari BI," jelas Agus.

Total panjang jalan tol yang beroperasi di Indonesia kini mencapai 995 kilometer, yang terbagi menjadi 35 ruas dan 22 BUJT. Lalu lintas harian rata-rata kendaraan di jalan tol mencapai 4,8 juta kendaraan dengan pendapatan dari pembayaran tol sebesar Rp12 triliun setiap tahunnya. (dwq)

PILIHAN EDITOR

(RN/RN)
  1. Jalan Tol
  2. Kementerian PUPR
  3. Nasional
KOMENTAR ANDA