1. OTONOMI
  2. NEWS

Keren! Kota Semarang Kini Punya Kampung Ramah Anak

Anak itu harus dididik dan dipenuhi haknya.

Wali Kota Semarang, Hendi saat mengunjungi kampung ramah anak (semarangkota.go.id). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Randi | Sabtu, 13 Mei 2017 18:00

Otonomi.co.id - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, anak merupakan aset yang harus dirawat, dididik, dan diajari dengan segala haknya. Maka dari itu, kota yang berjuluk Kota Andalas telah memiliki kampung ramah anak.

Kampung itu berlokasi di Jalan Tambra RT 02/RW 09, Kelurahan Kuningan, Semarang Utara, dengan luas 14,5 hektare. "Dulu, di sini tuh kawasan kumuh padat penduduk, dengan puluhan anak yang putus sekolah dan berbagai persoalan lainnya," kata Hendi, sapaan akrab Walkot Semarang itu.

Pemerintah kota kemudian merancang kawasan itu yang masuk salah satu program kampung tematik dengan konsep ramah anak. Perkampungan Kuningan mulai bersolek, lengkap dengan taman bermain dan perpustakaan anak.
     
Secara fisik, Hendi menerangkan, talud dan saluran di sepanjang perkampungan juga telah dibenahi, dicat berwarna-warni, kemudian pot-pot tanaman yang berada di pinggir jalan sudah tertata rapi, demikian dikutip dari semarangkota.go.id, Sabtu, 13 Mei 2017.
     
“Kita itu jangan sampai mengeksploitasi anak-anak secara berlebihan. Berikan mereka waktu untuk menikmati masa kanak-kanaknya,” tegas politikus PDI Perjuangan itu.
     
Menurut dia, kampung ramah anak berdiri karena selama ini di Semarang, belum ada tempat yang dapat menampung anak-anak untuk melakukan aktivitas sosial, seperti bermain, belajar, berkumpul dengan teman sebayanya.
     
“Banyaknya teknologi modern seperti gawai dan lainnya, membuat anak-anak kerap kehilangan waktu bermain dengan teman sebayanya. Belum lagi, orang tua yang semakin sibuk dengan rutinitas pekerjaannya,” ujarnya.
     
Maka dari itu, kehadiran kampung ramah anak diharapkan bisa mendorong masyarakat agar sadar bahwa anak-anak juga butuh bermain, baik itu dengan kedua orangtua maupun teman sebaya.
     
Tidak lupa, Hendi juga mengajak masyarakat sekitar untuk meningkatkan taraf kehidupannya. Caranya, dengan berwirausaha memanfaatkan Kredit Wibawa, salah satu yang menjadi program unggulan Pemerintah Kota Semarang.
     
“Saya ingin mengajari warga Semarang untuk berbisnis dengan baik dan benar. Kalau dulu, dengan sistem hibah, tidak mentes (berhasil). Dengan Kredit Wibawa, cicilan panjenengan (Anda) lancar dan tahun berikutnya bisa menaikkan pinjaman,” ucapnya mengajak.
     
Sementara itu, Lurah Kuningan Joko Sumarno menambahkan, beberapa fasilitas pendukung disiapkan untuk anak-anak, seperti taman bermain anak dan gedung perpustakaan dengan ratusan koleksi buku fiksi maupun non-fiksi.
     
“Setiap hari Minggu, ada bimbingan belajar yang diampu oleh para pemuda dari karang taruna dan warga sendiri yang berprofesi sebagai guru,” terangnya. (ita)

PILIHAN EDITOR

(R/R)
  1. Jawa Tengah
  2. Semarang
KOMENTAR ANDA
OTONOMI DAERAH
TERPOPULER
Nasional