1. OTONOMI
  2. NEWS

Gang Dolly Jadi Tempat Wisata, Tukang Becak pun Dilatih Bahasa Inggris

"Dengan pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat mengarahkan ke tujuan wisata yang ada di Kampung Dolly kepada turis asing yang datang."

Pelatihan Bahasa Inggris di Dolly (surabaya.go.id). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Rikko Ramadhana | Jum'at, 19 Mei 2017 13:24

Otonomi.co.id - Bekas lokalisasi, Gang Dolly, perlahan berubah menjadi Kampung wisata. Wajah Dolly saat ini tengah berangsur menjadi lebih baik, seiring bertambahnya berbagai infrastruktur dan juga pelatihan sumber daya manusia.

Bertempat di aula kantor kelurahan Putat Jaya, sebanyak 60 peserta mendapat pelatihan pramuwisata, yakni pelatihan bahasa Inggris dan promosi wisata. Sementara peserta pelatihan ini terdiri dari tukang becak, tukang parkir, dan sebagainya.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Surabaya Ahmad Agung Nurawan mengharapkan kerja sama dari para pekerja informal tersebut dan pelaku usaha mikro untuk mewujudkan kampung wisata.

"Dengan pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat mengarahkan ke tujuan wisata yang ada di Kampung Dolly kepada turis asing yang datang," ujar Agung dikutip laman surabaya.go.id, Jumat 19 Mei 2017.

Tak tanggung-tanggung, pelatih yang dihadirkan adalah orang-orang yang kompeten di bidangnya. Antara lain Irpan Harianja, ketua forum komunikasi pengelola objek wisata kota Surabaya dan Rieka Pasterna, pengajar English First.

Salah satu pengisi materi, Irpan mengajak para tukang becak dan UKM untuk rajin mengunggah foto Kampung Dolly ke media sosial agar lebih dikenal. "Para tukang becak dapat mengarahkan turis yang memanfaatkan jasa mereka ke beberapa tujuan wisata yang ada di Dolly," ujar Irpan.

Sementara itu pelatihan bahasa Inggris yang diberikan antara lain angka-angka yang menunjukan tarif serta perkenalan bahasa Inggris yang simpel dan mudah dihafalkan. (ita)

PILIHAN EDITOR

(RR/RR)
  1. Jawa Timur
  2. Wisata Indonesia
  3. Surabaya
  4. NEWS
KOMENTAR ANDA