1. OTONOMI
  2. NEWS

Jadi Paru-paru Dunia, Banyuwangi Terima Piagam Cagar Biosfer

Penetapan Cagar Biosfer Blambangan bisa mengangkat potensi ekowisata.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas (Merdeka.com). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Rizki Astuti | Jum'at, 11 Agustus 2017 18:08

Otonomi.co.id - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurabaya Bakar menetapkan tiga Taman Nasional yang mengelilingi Kabupaten Banyuwangi sebagai cagar biosfer atau penyeimbang iklim, ekosistem dan paru dunia. Dari situ, Menteri LHK memberikan Piagam Cagar Biosfer Blambangan kepada Kabupaten Banyuwangi.

Pemberian Piagam Cagar Biosfer Blambangan diserahkan Siti Nurbaya kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) di Taman Nasional Baluran, Kamis 10 Agustus 2017.

"Keberadaan kawasan konservasi dan keanekaragaman hayati harus kita jaga, sehingga mampu memberikan manfaat secara lestari dan berkelanjutan bagi kesejahteraan manusia baik saat ini dan masa mendatang," ujar Siti dikutip dari Merdeka.com, Jumat 11 Agustus 2017.

Ketiga taman itu adalah Taman Nasional Alas Purwo, Merubetiri dan Baluran serta Taman Wisata Alam Gunung Ijen. Taman-taman tersebut secara geografis telah ditetapkan sebagai situs hayati atau cagar biosfer.

Sementara cagar biosfer merupakan hasil kesepakatan berbagai negara melalui kerja sama program MAB-Unesco untuk kampanye konservasi keanekaragaman hayati dan pembangunan berkelanjutan.

Piagam Cagar Biosfer Blambangan ditetapkan saat sidang International Coordinating Council (ICC) Program MAB (Man and The Biosphere) UNESCO ke 28 di Kota Lima, Peru, 2016 lalu. Sehingga Banyuwangi menjadi cagar biosfer ke-11 yang dimiliki Indonesia.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan penetapan Cagar Biosfer Blambangan, bisa menguatkan upaya mengangkat potensi ekowisata yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan bersama masyarakat.

"Karena Cagar Biosfer Blambangan masuk dalam jaringan cagar biosfer dunia. Ada 120 negara yang menjadi anggota MAB-UNESCO yang setiap tahunnya melakukan pertemuan dan sharing tentang cagar budaya biosfer," tutur Anas.

Usai menerima Piagam Cagar Biosfer Blambangan, Anas ikut serta melepas-liarkan satwa lindung bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Siti Nurbaya, antara lain lima ekor Merak Hijau, 4 ekor Elang Alap Jambul dan satu Elang Brontok. (poy)

PILIHAN EDITOR

(RA/RA)
  1. Jawa Timur
  2. Banyuwangi
  3. NEWS
KOMENTAR ANDA