1. OTONOMI
  2. NEWS

Ini Prioritas Alokasi Anggaran Pemprov Banten dalam APBD Perubahan 2017

Untuk APBD-P 2017 ini, pendapatan keseluruhan ditarget mencapai Rp9,94 triliun dengan anggaran belanja total mencapai Rp10,43 triliun.

Salah satu prioritas Pemprov Banten yakni jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin (indonesiaberinovasi). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Rikko Ramadhana | Rabu, 13 September 2017 20:01

Otonomi.co.id - Pemerintah Provinsi Banten menetapkan enam poin prioritas alokasi anggaran dalam APBD Perubahan 2017. Enam prioritas tersebut akan dikebut pengerjaannya hingga akhir tahun.

“Upaya yang harus dilakukan berkaitan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, pengurangan pengangguran dan kemiskinan, serta pengendalian inflasi untuk menjaga kesinambungan daya beli masyarakat,” kata Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dikutip dari bantenprov.go.id Rabu 13 September 2017.

Adapun keenam prioritas yang dikebut yakni penyediaan sarana dan prasarana pendidikan berupa pengadaan lahan untuk unit sekolah baru, peralatan praktek siswa, fasilitas sekolah serta penambahan bantuan operasional sekolan daerah (bosda).

Berikutnya, pelayanan jaminan kesehatan masyarakat miskin; pembangunan dan rehabilitasi jalan, penataan kawasan serang timur dan banten lama; dan penataan aliran sungai.

Kemudian, penanganan sampah, penyediaan air bersih di kawasan strategis, dan pembangunan jalan di lingkungan kawasan kumuh; pembinaan kesiapsiagaan kebencanaan kader karang taruna dan tagana; dan pembayaran kewajiban.

Untuk APBD-P  tahun ini, pendapatan keseluruhan ditarget mencapai Rp9,94 triliun dengan anggaran belanja total mencapai Rp10,43 triliun yang terdiri atas belanja tidak langsung sebesar Rp 6,89 triliun dan belanja langsung sebesar Rp3,53 triliun. Angka tersebut menunjukan Pemprov Banten mengalami defisit anggaran sebesar Rp495,15 miliar.

"Jumlah defisit tersebut akan ditutup dari pembiayaan daerah yang bersumber dari silpa tahun anggaran sebelumnya yaitu sebesar Rp495,15 miliar," kata Andika.

PILIHAN EDITOR

(RR/RR)
  1. Banten
  2. APBD
  3. NEWS
  4. Provinsi Banten
KOMENTAR ANDA