1. OTONOMI
  2. NEWS

Hadapi Kemarau, 48 Desa di Cilacap Rawan Kekeringan

Sebagai antisipasi kelangkaan air bersih, kini sebagian desa sudah terjangkau layanan PDAM Cilacap. BPBD Cilacap juga melakukan pipanisasi air.

Ilustrasi Kekeringan (Cilacapkab.go.id). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Rohimat Nurbaya | Jum'at, 19 Mei 2017 18:53

Otonomi.co.id - Musim kemarau di Kabupaten Cilacap diprediksi datang pada Juni 2017. Sebanyak 48 desa di kabupaten yang berada di Jawa Tengah tersebut rawan kekeringan. 48 desa tersebut tersebar di 14 kecamatan di Cilacap.

(BACA JUGA: Cilacap Diprediksi Akan Alami Kemarau pada Juni 2017)

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Tri Komara Sidhy Wijayanto mengatakan pemetaan wilayah tersebut berdasarkan pengalaman kemarau tahun sebelumnya.

"Terutama pada 2015, saat Cilacap mengalami kemarau panjang," kata Tri Komara dikutip dari laman cilacapkab.go.id.

Menurut Tri, 14 kecamatan yang dimaksud adalah Kawunganten, Bantarsari, Patimuan, Gandrungmangu, Jerukelgi, Kesugihan, dan Cipari. Kemudian Adipala, Wanareja, Cimanggu, Majenang, Karangpucung, Kedungreja, dan Kampung Laut.

BPBD Cilacap memastikan, dari sebanyak 48 desa yang diprediksi mengalami kekeringan itu, jumlah desa yang rawan krisis air bersih selama musim kemarau sudah menurun.

(BACA JUGA: Rawan Kekeringan, Ini Upaya Kabupaten Cilacap Hadapi Kemarau)

Kini sebagian desa sudah terjangkau layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cilacap. Kemudian ada juga yang mendapatkan bantuan pipanisasi air dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kedepan jaringan serupa akan dibuat di beberapa wilayah lain, sehingga jumlah wilayah rawan kekeringan maupun krisis air bersih semakin berkurang," ucap Tri.

Tri Komara menambahkan, meski demikian BPBD Cilacap tetap menyiapkaan 500 tangki air bersih, untuk mengantisipasi kekeringan di sejumlah wilayah selama musim kemarau.

Untuk mendistribusikannyaa, BPBD Cilacap menyiagakan tiga kendaraan pengangkut air. Dua unit digunakan untuk dropping air bersih, dan satu merupakan kendaraan water treatment yang mengangkut air siap minum.

Berdasarkan informasi dari BMKG musim kemarau di wilayah Cilacap bagian utara dan tengah diperkirakan terjadi pada dasarian atau 10 hari kedua. Jatuhnya antara pertengahan hingga akhir Juni 2017.

Sedangkan untuk wilayah Cilacap bagian selatan, awal musim kemarau diperkirakan terjadi pada dasarian ketiga Juni. 

PILIHAN EDITOR

(RN/RN)
  1. Jawa Tengah
  2. Kabupaten Cilacap
KOMENTAR ANDA