1. OTONOMI
  2. NEWS

Garam Langka, Apa Hubungannya dengan KKP? Ini Jawaban Menteri Susi

"Setiap tahun KKP mengeluarkan anggaran untuk geomembran misalnya, agar..."

Hasil panen dari lahan petambak di Juwana, Pati, Jawa Tengah. (Tommy Apriando/Mongabay.co.id). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Stella Maris | Jum'at, 11 Agustus 2017 14:30

Otonomi.co.id - Satu bulan terakhir Indonesia mengalami kelangkaan garam dan kondisi tersebut disebabkan oleh iklim yang kurang baik. Bila garam langka, salah satu yang diincar pemerintah adalah penjelasan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Hal tersebut sempat membuat warganet bertanya-tanya, mengapa kelangkaan garam dikaitkan dengan KKP. Terkait hal tersebut, KKP dalam akun Instagramnya memberikan penjelasan singkat dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Tanya-Jawab KKP © 2017 otonomi.co.id/Instagram @kkpgoid

Menteri Susi menjawab pertanyaan sejauh mana KKP mengurus garam. Dia menjelaskan, kesejahteraan petambak garam merupakan tanggungjawab KKP.

"Setiap tahun KKP mengeluarkan anggaran untuk geomembran misalnya, agar garam lebih putih dan bersih. Kami ingin menjaga produksi dan harga untuk petambak garam lebih bagus," jelas Susi seperti dikutip dalam akun Instagram @kkpgoid, Jumat 11 Agustus 2017.

Meski memiliki laut yang luas, namun Indonesia masih ketergantungan garam impor, khususnya untuk garam industri. Namun sayang, KKP tidak punya wewenang mengatur kapan Indonesia harus impor garam.

Tanya-Jawab KKP © 2017 otonomi.co.id/Instagram @kkpgoid

"...KKP (hanya) punya kewenangan untuk mengawasi impor garam... KKP memberikan rekomendasi volume, jenis, dan kapan impor garam boleh dilakukan," kata Susi seraya menjelaskan tugas dan tanggungjawabnya sebagai Menteri KKP.

Selain itu, Susi juga memberikan penjelasan mengenai adanya kartel garam alias adanya pihak-pihak yang bermain dengan pasokan komoditas tersebut. (dwq)

PILIHAN EDITOR

(SM/SM)
  1. Susi Pudjiastuti
  2. KKP
  3. Nasional
  4. Komoditas
  5. Garam
  6. Kementerian Kelautan dan Perikanan
  7. Harga Garam
KOMENTAR ANDA