1. OTONOMI
  2. NEWS

Naik Perahu Karet, Ganjar Pantau TPS yang Kebanjiran

Ia mengapresiasi para pemilih yang rela datang untuk menggunakan hak pilih meski banjir.

Ganjar saat mengunjungi TPS yang kebanjiran (twitter.com/polisipati). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Rikko Ramadhana | Rabu, 15 Februari 2017 16:46

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi beberapa titik Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terkena banjir di Desa Ngartosejo, Kabupaten Pati. Banjir setinggi 30 centimeter merendam desa itu. Dia memantau banjir dengan menaiki perahu karet.

Banjir juga melanda 18 desa di Kabupaten Pati. Ganjar mengatakan, meski banjir, hal itu tidak menghalangi warga untuk memilih pada Pilkada Serentak 2017 ini.

Ia berkunjung ke Pati setelah memantau Brebes yang juga mengalami banjir. "Masyarakat sudah terbiasa dengan kondisi itu (banjir), maka justru tidak mengganggu. Yang terganggu banjir seperti itu justru di Brebes. Karena KPU-nya kemudian harus menyiapkan TPS baru. Lumayan sigaplah, itu bisa selesai," ujar Ganjar di Pati seperti dikutip jatengprov.go.id Rabu 15 Februari 2017.

Kepala Desa Ngastorejo Rumini mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati sudah menyiapkan perahu karet sebagai sarana transportasi warga menuju TPS. "Sehingga, meskipun banjir, warga tetap bisa menggunakan hak pilih mereka," ujar Rumini.

Pemilihan bupati Pati hanya diikuti oleh satu pasangan calon saja yakni Haryanto-Saiful Arifin yang diusung oleh delapan partai. Ganjar juga sempat menyaksikan proses penghitungan suara di TPS 06 Desa Winong, Pati.

Dalam penghitungan tersebut pasangan tunggal menang dengan 201 suara dan 121 suara untuk gambar kosong. Jumlah Pemilih yang menggunakan hak pilihnya di TPS tersebut sebanyak 329 orang dari 506 jumlah DPT. (poy)

(RR/RR)
  1. Jawa Tengah
  2. Pilkada Serentak 2017
KOMENTAR ANDA