1. OTONOMI
  2. NEWS

Awas, E-KTP Bodong Beredar di Indonesia

E-KTP bodong tersebut sebenarnya merupakan e-KTP bekas yang sudah terisi datanya kemudian diganti.

Ilustrasi e-KTP/kemendagri.go.id. ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Albert Randy | Senin, 13 Februari 2017 16:10

Otonomi.co.id - Kementerian Dalam Negeri menelusuri dugaan pemalsuan kartu tanda penduduk elektronik dari Kamboja. Dari hasil penelusuran Kemendagri diketahui bahwa e-KTP 'bodong' itu adalah e-KTP bekas yang datanya sudah terisi.

Pelaku kemudian mengganti data penduduk di halaman pertama (overlay) yang berbeda dengan data asli di dalam chip. Setelah itu, e-KTP tersebut dibawa ke Kamboja agar memiliki kesan buatan luar negeri.

Dilansir dari merdeka.com, Senin 13 februari 2017, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, "Analisis kami, blangko dicetak di Indonesia, kemudian dibawa ke Kamboja lalu dikirim lagi ke sini untuk mengecoh. Ini untuk mengecoh saja kesannya ada impor."

Menurut dia, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) saat ini masih menyelidiki asal e-KTP bekas tersebut. Karena dari hasil penelusuran Kemendagri, pelaku membuat e-KTP tersebut dengan mengakses server yang sedang rusak dengan cara mencetak blangko e-KTP .

"Saya minta Disdukcapil untuk menjaga blanko yang rusak. Server kita aman KTP elektronik palsu dari yang bekas, data dari yang asli bisa terbaca di server," ujar Zudan.

Dia menyebut bahwa e-KTP asli bisa dicocokkan dengan menyamakan fisiknya. Agar kejadian serupa tak terulang lagi, antisipasi dilakukan dengan menjaga agar KTP yang rusak tida bisa keluar. (poy)

PILIHAN EDITOR

(AR/AR)
  1. Nasional
  2. NEWS
  3. e-KTP
KOMENTAR ANDA