1. OTONOMI
  2. NEWS

Diprediksi Hujan Lebat, Ini Wilayah Potensi Banjir di Aceh

BMKG mengimbau agar masyarakat yang tinggal berdekatan dengan sungai agar lebih berhati-hati.

Ilustrasi banjir di Aceh (Merdeka.com). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Rizki Astuti | Jum'at, 06 Januari 2017 07:30

Otonomi.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Blang Bintang, mengeluarkan peringatan dini tentang potensi banjir di berbagai wilayah Provinsi Aceh. Sebab, beberapa hari ke depan cuaca di Aceh masih berpotensi hujan sedang hingga lebat.

Menurut Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Blang Bintang, Zakaria hujan lebat diakibatkan adanya tekanan rendah udara di Samudera Hindia kawasan Barat Daya Aceh, Selat Karimata dan barat daya pulau Jawa sehingga terjadi pembelokan angin dan penyatuan masa udara di langit Aceh.

Zakaria mengatakan, BMKG juga memprediksikan kawasan yang juga berpotensi banjir yakni, kawasan Aceh Barat, Aceh Jaya, Aceh Singkil, Beureuenuen, sungai alas Aceh Tenggara, Keumala dan Kembang Tanjong. Karena kawasan itu terletak berdekatan dengan sungai.

Untuk itu, BMKG mengimbau agar masyarakat yang tinggal berdekatan dengan sungai agar lebih berhati-hati. Kemudian daerah yang berada di kawasan perbukitan juga lebih waspada terjadinya longsor.

"Daerah lintas sungai harus berhati-hati terhadap banjir, kemudian daerah Banda Aceh juga harus berhati-hati karena tutupan penyerap air sudah sangat sedikit terutama Peuniti yang agak dalam, Batoh, Garot Mata Ie, Lhoknga karena itu dikelilingi oleh bukit, kemudian daerah perbukitan di Bener Meriah, Tiro, Beutong, Leuser haru berhati-hati terhadap tanah longsor," ujar Zakaria yang dikutip dari Mediaaceh.co, Jumat 6 Januari 2017.

BMKG juga memprediksi akan timbul gelombang tinggi antara tiga sampai lima meter di lautan dan kecepatan angin mencapai 60-80 km/jam di saat mendung dan diprediksikan akan terjadi pada siang hingga sore hari.

"Nelayan juga yang menggunakan jasa tranportasi laut juga harus berhati-hati karena berpotensi gelombang tinggi, antara jam 11 sampai dengan sore, dengan ketinggian di atas tiga meter, atau sekitar 3-5 meter pada 3 sampai 4 hari ke depan. Tidak setiap saat, namun merusak dan mengganggu aktivitas manusia," jelasnya. (dwq)

PILIHAN EDITOR

(RA/RA)
  1. Aceh
  2. Kabupaten Aceh Barat
  3. Kabupaten Aceh Jaya
KOMENTAR ANDA