1. OTONOMI
  2. NEWS

Bandara Maratua di Kabupaten Berau Siap Diresmikan Februari

Saat ini keberadaan Bandara Maratua telah sepenuhnya siap untuk dioperasikan.

Bandara Maratua (sportourism). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Dian Rosalina | Senin, 09 Januari 2017 07:10

Otonomi.co.id - Pulau Maratua merupakan salah satu pulau terluar yang berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Keberadaan bandar udara di wilayah tersebut tentu sangat membantu dalam sektor transportasi dan pariwisata, mengingat pulau ini juga menjadi tujuan wisata yang sering dikunjungi wisatawan.

Kepala Unit penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau Bambang Hartato mengaku, saat ini keberadaan Bandara Maratua telah sepenuhnya siap untuk dioperasikan. Hal itu ditekankan setelah dia melakukan pengecekan di lapangan beberapa waktu lalu. Mulai dari kelengkapan di gedung pelayanan penumpang, hingga menara pengawas.

Diakuinya, saat ini telah ada laporan yang diterima pihak bandara jika terdapat sejumlah investor di Maratua, yang akan melakukan kerjasama dengan sejumlah maskapai penerbangan supaya menambah rute penerbangan ke Pulau Maratua.

"Saya juga sudah terima laporan ada pemilik resor di Maratua yang mengajukan kerja sama dengan Wings Air. Tetapi belum diketahui apakah maskapai itu sudah menetapkan rute ke Maratua. Suratnya nanti akan menyusul lagi," kata Bambang yang dikutip dari Beraunews, Senin 9 Januari 2017.

Ia mengungkapkan rencananya Bandara Maratua akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo namun belum bisa dipastikan kapan waktunya. Tetapi, jika tidak ada kendala, sesuai rencana awal peresmian bandara oleh Jokowi akan dilakukan Februari mendatang.

"Saya tegaskan kalau peresmian itu hanya seremoni saja. Kalau bandara itu mau dipakai saat ini juga bisa," ujarnya.

Lebih lanjut, usulan Bandara Kalimarau terkait penerbitan izin penerbangan maskapai perintis dari Tarakan menuju Maratua, lalu Maratua ke Tanjung Redeb, begitupun sebaliknya, telah mendapat persetujuan dari pusat. Tetapi, terkait kapan rute tersebut dioperasikan, masih menunggu konfirmasi dari maskapai perintis di Tarakan.

Pengajuan penerbangan perintis oleh Bandara Kalimarau dilakukan, menyusul keberadaan Pulau Maratua sebagai pulau terluar. Dan memang sudah sepatutnya menjadi perhatian.

Dengan hadirnya maskapai perintis ini juga akan menjadi transportasi alternatif masyarakat saat melakukan perjalan ketika terjadi cuaca buruk di lautan.

"Soal maskapai perintis itu sebetulnya juga sudah oke tinggal jalan. Tetapi karena perintisnya bukan di Kantor Pusat Administrasi (KPA) Berau, jadi kita hanya menunggu apakah rute itu tetap diterbangi atau ada perubahan. Saya sudah menyurati Bandara Tarakan, tapi belum dijawab," ucapnya. (poy)

PILIHAN EDITOR

(DR/DR)
  1. Kabupaten Berau
  2. Kalimantan Timur
  3. Bandara Maratua
KOMENTAR ANDA