1. OTONOMI
  2. KOMODITAS

Indonesia Akan Ekspor Beras ke 3 Negara Kepulauan di Samudra Pasifik

Walau pendapatan yang dihasilkan Indonesia tidak besar, namun Amran mengaku tidak mengincar hal tersebut. Yang diincarnya adalah....

Ilustrasi beras (pixabay). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Dian Rosalina | Jum'at, 11 Agustus 2017 17:51

Otonomi.co.id - Indonesia siap menyuplai beras untuk tiga negara kepulauan yang terletak di Samudra Pasifik seperti Republik Kepulauan Fiji, Samoa, dan Republik Vanuatu. Hal itu disampaikan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan ketiga negara tersebut.

"Harga beras mereka Rp23 ribu, atau sekitar dua dolar AS per kilogram. Kami tawarkan satu dolar dan mereka bersedia," ujar Amran dikutip dari Infopublik.id, Jumat 11 Agustus 2017.

Demi mengekspor beras ke tiga negara tersebut, Menteri Amran pun berencana mempercepat jumlah lahan dan produksi di daerah-daerah perbatasan khususnya di Merauke, Papua. Selain itu, beberapa daerah perbatasan lainnya pun juga mulai ditumbuhkan dalam waktu dekat seperti Lingga, Nusa Tenggara Timur.

"Kita sudah bangun sawah 10 hektare di Merauke. Kita akan tambah lagi. Dulu harga beras di sana Rp50 ribu/kg. Sekarang Rp10 ribu. Kalau Rp13 ribu, kan masih untung," ujarnya.

Walau pendapatan yang dihasilkan Indonesia tidak besar, namun Amran mengaku tidak mengincar hal tersebut. Yang diincarnya adalah ketergantungan negara tersebut untuk terus mengimpor beras dari Indonesia. Jadi jika harganya dinaikkan, mereka tidak akan berkeberatan, inilah yang menjadi strategi bisnisnya. "Kalau sudah lancar, kenal baik, baru naik harganya," kata dia.

Ia juga mengungkapkan, Indonesia takkan kekurangan beras, menyusul bertambahnya negara yang bekerja sama. Sebab, stoknya sekarang mencapai 1,7 juta-1,8 juta ton atau setara kebutuhan nasional selama sembilan bulan.

Mentan Amran menambahkan, kerja sama tersebut juga menyangkut komoditas lain. Indonesia memberikan bantuan mekanisasi untuk Fiji, Vanuatu, dan Samoa. (poy)

PILIHAN EDITOR

(DR/DR)
  1. Komoditas
  2. Kementerian Pertanian
  3. Komoditas Pertanian
  4. Beras
  5. Nasional
KOMENTAR ANDA