Intip Trik Mudah Cara Membedakan Burung Pleci Jantan Dan Betina

by -478 views
Intip Trik Mudah Cara Membedakan Burung Pleci Jantan Dan Betina
Sumber: id.pinterest.com

Beternak burung pleci memang menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan bagi kaum pria. Apabila sukses dan berhasil berkembang biak dengan baik, maka bukan tidak mungkin akan menghasilkan pendapatan yang cukup menguntungkan. Namun sebelum mulai beternak, pastikan dahulu mengetahui bagaimana cara membedakan burung pleci jantan dan betina lebih akurat.

Untuk membedakan jenis burung satu ini memang gampang-gampang sulit dan membutuhkan ilmu yang mumpuni. Mulai dari melihatnya pada ciri fisiknya, tingkah laku dan lain sebagainya. Berikut inilah bahasan lengkapnya yang harus disimak, yaitu antara lain:

1. Melihat Bentuk Ekornya

Hal pertama dalam cara membedakan burung pleci jantan dan betina adalah dengan melihat bentuk ekornya. Jenis pejantan biasanya akan memiliki ekor dengan ukuran lebih panjang dan runcing. Namun berbeda dengan si jantan, pleci betina cenderung memiliki ekor pendek dan ujung yang rata.

2. Lihat Mata Pleci

Perhatikan pula pada bagian mata burung pleci, pasalnya ini bisa menentukan jenis kelaminnya dengan mudah. Pleci jantan cenderung memiliki bentuk mata dengan klep di sekitar mata yang tebal dan juga terputus-putus, sedangkan pada betina tidak. Cukup mudah untuk membedakannya bukan?

3. Bentuk dan Tekstur Paruh

Cara membedakan burung pleci jantan dan betina berikutnya adalah dengan melihat bentuk dan juga tekstur paruh burung. Pada burung jantan, bentuk paruh akan lebih pendek, berukuran cukup tebal dan juga kasar. Namun pada si betina bentuk paruh akan lebih memanjang, tebal, dan bertekstur mulus dibandingkan si jantan.

4. Postur Tubuh Pleci

Untuk membedakannya secara mudah, peternak juga bisa melihatnya dari segi fisik atau postur tubuh pleci itu sendiri. Jenis betina biasanya akan memiliki postur tubuh yang bulat dan cenderung agak berisi, sedangkan pada jantan lebih kecil namun panjang. Hal ini bisa diketahui dengan melihatnya secara seksama.

5. Warna Bulu Pleci

Jika melihat dalam segi penampilan atau warna bulu, maka pleci jantan cenderung memiliki warna yang lebih mencolok dan juga cerah. Sedangkan pada betina sendiri, warna yang dimilikinya tidak mencolok dan terkesan seperti kusam. Hal ini tentunya akan sangat mudah untuk dibedakan, apalagi jika sudah cukup berpengalaman dalam beternak berbagai jenis burung.

6. Suara Kicau Pleci

Dalam segi suara, tentunya akan sangat mudah mengetahui bagaimana cara membedakan jantan dan betina. Biasanya pleci jantan akan memiliki suara yang lebih nyaring dan khas.

Sedangkan si betina akan terdengar lebih lirih dan juga tidak terlalu jernih seperti pejantan. Namun kembali lagi, para peternak harus lebih teliti dan juga jeli dalam membedakannya. Sehingga akan diketahui dengan mudah mana jantan dan betina.

7. Intip Gerakan Pleci

Selain dengan memperhatikan suara kicau pleci, mengintip gerakan burung satu ini juga bisa dilakukan. Pleci jantan biasanya akan memiliki pergerakan yang lebih agresif dan juga cukup lincah dibandingkan si betina. Bahkan terkadang bisa menimbulkan pertarungan dengan jantan lainnya dalam satu kandang.

Sedangkan pleci betina akan lebih pendiam dan memiliki pergerakan yang cukup kalem. Bahkan apabila diletakkan dalam satu kandang dengan betina lainnya tidak akan menimbulkan kekacauan atau pertarungan. Sangat mudah untuk membedakannya bukan?

8. Semprotkan Air

Langkah terakhir sebagai cara membedakan burung pleci jantan dan betina adalah dengan menyemprotkan air pada kepalanya. Pastikan untuk menyemprotkannya pada saat masih di dalam kandang.

Untuk mengidentifikasinya, pleci jantan akan memperlihatkan jambul dan pupil matanya akan mengecil. Namun sebaliknya, pleci betina tidak menunjukkan tanda-tanda sama sekali. Dengan begitu, maka peternak burung bisa mengetahuinya dengan mudah.

Nah itulah beberapa tips yang bisa dilakukan bagaimana cara membedakan burung pleci jantan dan betina paling mudah. Pastikan memperhatikan ciri fisik dan tingkah lakunya secara teliti agar bisa mengetahuinya dengan mudah. Bila perlu, lakukan pengecekan dengan meminta bantuan pada ahlinya. Semoga informasi ini bermanfaat ya!