1. OTONOMI
  2. RAGAM

FOTO: Benteng Marlborough, Jejak Kolonial Inggris di Indonesia

Benteng di Bengkulu ini dibangun tahun 1713 – 1719 di bawah pimpinan gubernur Joseph Callet.

Editor : Dwi Narwoko | Senin, 09 Januari 2017 08:12

Benteng Marlborough berdiri kokoh ini berada di atas sebuah bukit yang berhadapan dengan Samudera Hindia. Benteng ini menjadi salah satu jeja kolonial Inggris di Indonesia, khususnya di Kota Bengkulu.

Benteng ini didirikan oleh East India Company (EIC) tahun 1713-1719 di bawah pimpinan gubernur Joseph Callet. Namanya diambil dari salah satu nama pahlawan besar Inggris, yaitu John Churchill Duke of Marlborough I.

Benteng ini pernah dibakar oleh rakyat Bengkulu sehingga penghuninya terpaksa mengungsi ke Madras, India. Mereka kemudian kembali tahun 1724, setelah ada perjanjian. Namun tahun 1793, rakyat Bengkulu kembali menyerang benteng ini.

Sejak dijadikan Cagar Budaya 1977, benteng ini menjadi salah satu tujuan utama wisata Bengkulu. Pengunjung bisa melihat berbagai macam dokumen penting dan foto-foto semasa pemerintahan kolonial Inggris.

Salah satu dokumen yang terbilang cukup fenomenal adalah dokumen SFR atau Sumatera Factory Record. Ini berisi mengenai catatan–catatan pemerintah kolonial Inggris mengenai sumber daya yang ada di Pulau Sumatera.

Lihat galeri foto di bawah ini:

1/6

Marlborough masih berfungsi sebagai benteng pertahanan hingga masa Hindia Belanda tahun 1825-1942 dan Jepang tahun 1942-1945. (foto: http://www.duniaindra.com)

Hak Cipta: © 2017 http://www.duniaindra.com
  1. Bengkulu
  2. Foto
  3. Wisata Sejarah
KOMENTAR ANDA